Wednesday, December 24, 2008

Kunci Sukses Aristotle Onassis

Ingin sukses dan kaya raya seperti Aristotle Onassis? Ayo terapkan "surat wasiat" Aristotle Onassis berikut :

1.) Jaga badanmu agar tetap sehat. Banggalah dengan fisik yang kita punya. Jangan risaukan hal-hal kecil, kita tidak sejelek seperti apa yang kita bayangkan.

2.) Jaga kulitmu agar tetap sehat. Karena kulit yang sehat akan tampak seperti orang yang banyak uang.

3.) Usahakan tersenyum, jangan suka cemberut. Perlihatkan bahwa segalanya beres. Dan, tunjukkan bahwa hidupmu sehari-hari selalu tampak menyenangkan.

4.) Jaga penampilanmu. Jangan pernah memperlihatkan dan menceritakan kemelaratanmu kepada siapapun. Karena biasanya orang benci pada orang yang melarat.

5.) Jangan tidur terlalu banyak. Kalau dapat mengurangi tidur 3 jam sehari, maka dalam setahun akan menambah waktu 1,5 bulan untuk meraih sukses.

6.) Makan secukupnya dan hindari makan enak. Jangan makan sambil bicara bisnis, tunggu sampai selesai dulu. Jangan menghabiskan waktu berjam-jam di meja makan selagi ada pekerjaan mendesak, yang menanti untuk segera diselesaikan.

7.) Kalau tidak punya modal, pinjam dulu dalam jumlah besar. Jangan meminjam dalam jumlah sedikit. Lalu segera kembalikan, jangan sekali-kali menunda jadwal pembayaran. Ini menyangkut reputasi, buat pemodal atau Bank percaya padamu.

8.) Pilihlah teman yang dapat mendorong prestasimu. Dan, berusahalah terus sampai berhasil. Hindari orang yang suka mematahkan semangatmu.

9.) Dengarkan orang lain. Buatlah orang lain merasa senang. Hormati mereka, maka kita akan dihormati oleh semua orang. Ini adalah kunci suksesku yang utama.

Ada Perang di Rumahku...


Bicara soal masalah, kayaknya selalu ada tuh tiap hari. Masalah sama sobat, pacar, guru, ugh... bawaannya pengin ngumpet saja di rumah. Nyaman, bebas ngapain saja dan berada di sekeliling orang yang menyayangi kita. Unfortunately, nothing lasts forever. Ada kalanya ortu juga bermasalah satu sama lain, alias lagi berantem. Apalagi kalau mereka ribut di depan kita? Aaargh! Rumah jadi berasa “panas”!

Ketika tahu bahwa ortu lagi berantem, suasana dalam hati kita seolah tak tergambarkan. Kesal, sedih, cemas dan bingung, semua bercampur jadi satu. Makin ribet lagi karena kita sendiri bingung mesti ngapain. Pengin protes, takut memperparah keadaan. Mau bertanya, tapi bingung mesti mulai dari mana. Satu hal yang pasti: kita nggak pengin berlama-lama berada di situasi ini. So girls, why don't we do something about this?

Berantem Versi: Perang Dunia

Sesuai dengan namanya, gaya ortu berantem adalah dengan saling menyerang satu sama lain. Baik dengan kata-kata tajam, atau teriakan yang berlangsung berjam-jam. Bukan cuma kita yang deg-degan melihatnya, tapi hebohnya juga bisa terdengar sampai radius 50 meter!

Tenangkan suasana dengan: Beri peringatan pada ortu dengan tegas untuk segera menghentikan kehebohan. Karena mungkin ortu “terlalu bersemangat” sampai lupa bahwa ada kita di rumah. So, ingatkan mereka bahwa nggak enak masalah pribadi ini sampai didengar orang. Katakan bahwa mereka bisa kok menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih tenang.

Prepare yourself: untuk menerima reaksi dari ortu berupa peringatan untuk nggak ikut campur karena kita nggak ngerti apa-apa. Meski terdengar nyakitin, coba untuk menerimanya dengan tenang. Percaya deh, itu cuma emosi. Dan rasa sayang ortu pada kita nggak berubah karena ucapan itu.

Berantem Versi: Perang Dingin

Gaya berantem yang satu ini terlihat jelas saat kita lagi kumpul keluarga. Misalnya, saat makan malam, mendadak ortu jadi saling cuek dan nggak ngobrol. Berada di situasi ini jadi serba kikuk. Mau ngobrol, rasanya nggak enak karena setiap orang tampak pengin saling menghindar.

Cairkan suasana dengan: Buka topik yang segar dan lucu yang melibatkan keduanya. Atau “jebak” mereka untuk melakukan sesuatu secara bersama. Misalnya, ajak mama dan papa belanja, tapi selama belanja, kita tinggalkan mereka berdua.

Prepare yourself: untuk menerima reaksi ortu yang tetap cuek satu sama lain. Teruslah berusaha cari suasana yang tepat untuk mendamaikan mereka. Lama-lama mereka akan menangkap kok sinyal ajakan perdamaian kita itu.

Berantem Versi: Perang Curhat

Awalnya, kita nggak sadar bahwa ortu lagi berantem. Mereka cuma curhat saja bahwa mereka lagi kesal satu sama lain. Lama-lama, curhatan-nya makin sering dan ortu mulai tampak nggak kompak. Ini dia yang namanya perang terselubung! Biasanya sih karena ortu kita adalah tipe yang sungkan mengungkapkan amarah, sehingga mereka berusaha melepaskan masalah dengan curhat. Memang sih, nggak tampak terlalu mengganggu. Tapi, kondisi ini bakal berlangsung lama kalau nggak segera diselesaikan.


Damaikan suasana dengan: Berusaha menjelaskan curhatan versi mama ke papa, dan sebaliknya. Siapa tahu masalahnya sebenarnya biasa saja, tapi akrena salah paham, jadi parah deh. Setelah itu, sarankan ortu untuk diskusi berdua soal ini. Tawarkan diri untuk jadi moderator, siapa tahu mereka butuh.

Prepare yourself: untuk kena semprot ketika menjelaskan bahwa mereka punya pandangan berbeda. Misalnya, mama marah ketika kita menjelaskan curhatan versi papa. Mungkin kita bakal merasa sedih karena usaha kita nggak dihargai. Sudah susah-susah mengorek informasi, tapi malah dimarahi begitu didapat... Pembelaan itu tandanya ortu masih emosi. Makanya, coba tenangkan diri lalu pikirkan waktu lain yang lebih aman untuk menjelaskannya lagi.

Source : Majalah Gadis

Monday, December 22, 2008

Cantik dengan Jeruk Nipis


Jangan anggap sepele buah yang rasanya kecut ini. Meskipun ukurannya kecil, jeruk nipis memiliki manfaat yang luar biasa besarnya buat kecantikan!

--------------------------------------------------------------------------------
Mengusir BB

Siapa sich yang nggakm males deket-deket dengan cewek yang punya masalah dengan BB? Secantik apapun wajahnya tapi kalo bau badannya nggak sedap terang aja cewek ataupun cowok bakal pergi satu per satu... Peraslah jeruk nipis kemudian campur dengan kapur sirih, lalu usapkan pada ketiak. Lakukan 2 kali sehari setiap pagi dan sore. Biarkan tetap menempel selama beberapa waktu sebelum dibasuh.

--------------------------------------------------------------------------------
Menghilangkan Ketombe

Shampo dengan kandungan jeruk nipis dipercaya ampuh untuk menghilangkan ketombe yang mengganggu. Kalo kamu ingin melakukannya dengan cara yang lebih tradisional, peraslah 3 buah jeruk nipis lalu gosokkan air perasan pada kulit kepala. Biarkan selama 25 menit, lalu basuh sembari keramas. Ulangi dua sampai tiga kali, dijamin ketombe pun enggan datang kembali!

--------------------------------------------------------------------------------
Membersihkan Wajah

Wajah yang berminyak dapat membuat penampilan kamu jadi nggak karuan dan terkesan kusam, nggak segar. Gunakanlah sabun pembersih dan pelembab wajah yang mengandung jeruk nipis karena ekstraknya terbukti dapat menghilangkan masalah minyak yang berlebih pada wajah.

--------------------------------------------------------------------------------

Nah sekarang ngerti kan betapa besar manfaat yang dimiliki oleh jeruk nipis? N nggak hanya itu loh girls, buat kamu yang sedang ngejalanin program diet pun disarankan buat mengkonsumsi air jeruk nipis setiap hari sebanyak tiga kali setiap pagi, siang dan sore hari karena jeruk nipis pun dapat membantu pencernaan lemak di dalam tubuh sehingga nggak lagi menimbun dan menambah bobot kamu. Nggak percaya? Buktiin aja ndiri... :) Selamat mencoba


Sumber : Hanyawanita.com

Rahasia Kecantikan Wanita dari 8 Negara

Udah nggak bisa dipungkiri lagi kalau wanita di seluruh dunia memiliki rahasia kecantikan yang merupakan kunci rahasia untuk mendapatkan kecantikan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Biasanya resep kecantikan yang didapatkan secara turun temurun dan udah diwariskan dari nenek moyang kepada generasi di bawahnya. Berikut ini adalah 8 resep kecantikan dari 8 negara yang teruji khasiatnya sejak ratusan tahun silam...
Yunani: Wanita Yunani sangat mendambakan kulit yang eksotis. Mereka melumuri seluruh tubuhnya dengan minyak dan melakukan pijatan lembut dengan menggunakan pasir pantai.

Jepang: Biasanya Orang-orang Jepang sering memakan makanan yang sehat seperti rumput laut, nasi dan kacang kedelai. Mereka percaya bahwa makanan tersebut bisa membuat kulit menjadi sehat dan wajah akan terlihat lebih cantik.

Inggris: Nggak membuang ampas teh yang telah di pakai merupakan kunci rahasia untuk menjaga lingkar mata tetap terlihat segar. Biasanya wanita Inggris nggak membuang ampas teh yang sudah dipakai, justru mereka menyimpannya di dalam lemari es. Saat terjadi iritasi mata, mereka baru menggunakan ampas teh tersebut, dan meletakkannya di atas pejaman mata untuk beberapa menit. Hasilnya? it's worked.

Spanyol: Wanita Spanyol mempercayakan kelembutan jari jemarinya pada olive oil. Sebagai contoh, sebelum melakukan manicure, biasanya wanita Spanyol mencelupkan jari jemarinya ke dalam mangkuk yang sudah diberi olive oil dan perasan lemon. Dengan begitu akan mempermudah pengelupasan kutikula dan akan lebih mudah untuk membentuk kuku. Selain itu olive oil juga sering dipakai sebagai masker wajah, agar kulit wajah menjadi halus.

Portugal: Wanita Spanyol mempercayakan kelembutan jari jemarinya pada olive oil. Sebagai contoh, sebelum melakukan manicure, biasanya wanita Spanyol mencelupkan jari jemarinya ke dalam mangkuk yang sudah diberi olive oil dan perasan lemon. Dengan begitu akan mempermudah pengelupasan kutikula dan akan lebih mudah untuk membentuk kuku. Selain itu olive oil juga sering dipakai sebagai masker wajah, agar kulit wajah menjadi halus.

Amerika Latin: Untuk mencerahkan rambut, wanita Amerika Latin mempercayakannya pada buah alpukat sebagai masker rambut. Cukup dengan membelah buah alpukat menjadi dua bagian, lalu ambil bagian buah yang lembut untuk diolekan pada rambut. Setelah satu jam, bilas rambut yang sudah dimasker tadi dengan sampo dan kemudian oleskan conditioner untuk menutup kutikula rambut.

Italia: Wanita Itali sering menggunakan olive oil untuk mencerahkan kelopak mata. Sedangkan untuk memutihkan gigi, daun kemangi menjadi andalan jitu.

Polandia: Madu dipercaya bisa melembutkan bibir dan hal itu sudah dipercaya secara turun-temurun oleh wanita di Polandia.