Friday, September 26, 2008

What is Your Average American Name???

Hi, guyz... Udah lama nich g' ngeblog by my own article thru this blog.

Sekarang udah mo lebaran nich, g' kerasa ya! Sedih banget, nyesel banget amal gw g' bisa segudang kaya' yg direncanain. :P Tapi yang pasti, untuk beberapa hari yang tersisa ini bisa dilalui dengan baik. Amin... Tapi gw rada cemas ni, ladies. Hehehe, you know what I mean, it's what ladies fear about. Kehilangan puasa sehari aja rasanya g' tega and sedih banget. Malah ampe sekarang gw lum dapet2 lagi. Kaya'nya g' bisa Sholat Ied nich.. Jangan sampe dech!

Owya, btw lo dah pernah nyoba ato nerka nama Amrik lo g'? Curious?! Of course... That's why I try this test. Lo tau g' nama Amrik gw syapa? It's... HELEN LEE CLARK!!! Uh, I don't why it's supposed to be Helen Lee Clark. :P hehe, maybe karena gw mirip chinese, and agak cute gitu (clark).. HAHAHA, NARSIS! G' dech.. G' tau juga...

Hmmm, buat lo yang pengen tau ur average American name, here's the link :

Oke dech semua, met puasa yach.. Puasanya yang rajin, jangan bolong2 (kaya' sinyal XL), rajin ibadah. Cuma tinggal 4 hari lagi nich guyz. Btw, malam Lailatul Qadr kapan ya'? Hehehe, dasar orang banyak dosa, gw pengen banget dapetinnya (yey, syapa lagi g' mau, ya G'!)

Alright, tha tha...

Assalamu'alaikum....

Monday, September 8, 2008

Oh NO!!! Pacarku Ember...


Kenali Tipe Si Ember

Pacar ”ember”, alias hobi membeberkan hal-hal tentang hubungan kita, memang menyebalkan. Bayangin saja, kisah yang seharusnya eksklusif milik kita berdua malah jadi diketahui khalayak ramai. Apalagi kalau ada kisah yang dilebih-lebihkan atau nggak benar yang tersebar ke orang lain. Kalau pacar bersikap seperti itu, otomatis hubungan kita juga jadi terganggu. Tapi sebelum bertindak lebih jauh, kita kenali dulu yuk tipe ke-”ember”-an pacar kita:

1. Tipe curhat.com

- Pacar kita adalah orang yang suka berbagi cerita ke sahabatnya
- Paling nggak tahan kalau harus menyimpan perasaannya sendiri, tanpa di-share ke orang lain
- Gemar minta saran dan pendapat dari sobatnya
- Curhatan-nya benar (nggak mengada-ada) dan penuh detail

2. Tipe Mr. Press Conference

- Suka menjadi pusat perhatian dan memiliki banyak teman
- Bangga punya pacar seperti kita
- Butuh banyak dukungan dari orang sekitar
- Suka bercerita dan membagi pengalaman

3. Tipe Pembual Sejati

- Ingin dikenal dan dianggap hebat
- Banyak ceritanya yang berlebihan atau bahkan mengada-ada
- Inti isi ceritanya selalu “meninggikan” dirinya atau membuat dirinya terlihat hebat
- Ceritanya bisa merugikan atau merusak image kita

Harus Gimana dengan Si Ember Bocor?

1. Bersedia Menampung

Kalau dilihat-lihat, pacar kita ini memang butuh tempat buat berbagi. Itulah sebabnya mengapa dia curhat dan mengadakan “konferensi pers” di mana-mana. Makanya, kita harus lebih aktif menampung berbagai cerita yang ingin ia bagi. Coba deh jadi pacar multifungsi yang bisa jadi sahabat, kotak curhat, dan teman seru untuk bertukar cerita.

Kita juga bisa memberi saran kepadanya tentang alternatif penyaluran curhat. Misalnya, melalui blog atau bahkan mungkin bikin diary bareng. Eh, tapi jangan sampai isi diary ini ketahuan orang lain, ya. Kalau begitu sih, sama saja bohong, dong!

2. Tentukan Batas

Kalau hobi curhat cowok kita memang dinilai sudah mengganggu privacy, maka bicarakan saja langsung dengan dia. Yang perlu diingat, curhat itu sebenarnya bukan hal terlarang, lho. Coba deh kita ingat-ingat, terkadang kita juga suka curhat tentang pacar ke sahabat kan?

Solusinya, kita dan pacar bisa bersepakat menentukan do and donts, alias cerita apa saja yang boleh dan nggak boleh dibagi ke orang lain tentang hubungan kita. Kalau memang kita sudah mencoba untuk berdiskusi tapi dia masih “ember,” bahkan tambah menjadi, maka saatnya untuk buka mulut!

3. Giliran Kita untuk Buka Mulut

Ke-”ember”-an pacar sudah melewati batas maksimal toleransi, dan ia makin membual cerita yang nggak benar tentang kita? Ayo, buka mulut! Pergoki saat dia sedang melancarkan bualannya di depan teman-teman. Bertingkahlah cool sambil menatap matanya dengan berani ketika pacar kita melancarkan jurus-jurus ”ember”-nya. Dijamin, dia bakal kelabakan deh karena tertangkap basah membocorkan ”rahasia negara”. Tapi, kalau dia nggak kapok juga, berarti ini mungkin memang saatnya untuk mengakhiri hubungan. Ogah banget kan punya pacar yang jagonya cuma membual?

Disadur dari : Majalah Gadis

Thursday, September 4, 2008

Nasi Goreng Italia Untuk Sahur

Hallo semua, mohon maaf lahir batin yach... Sorry nich, udah telat bilangnya, but I think it's okay. :P Oya, aq rasa kalian semua pengen kan nyobain menu yang baru di Bulan Puasa ini? Okay, kali ini aq mo kasih resep nasi goreng buat sahur. Tapi bukan nasi goreng biasa, choy! Hehehe, this is Italian fried rice. ;) Cobain yuu'!!!


Bahan:

1 sdm mentega
20 g bawang Bombay, cincang
50 g paprika merah, potong kecil
50 g paprika hijau, potong kecil
100 g jamur kancing kalengan, iris tipis
3 sdm saus tomat botolan
1 sdm saus cabai botolan
1 sdt oregano kering
1/2 sdt basil kering
1 lembar bayleaf
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula pasir
2 sdt garam
300 g nasi putih

Omelet, kocok rata:

2 butir telur ayam
1 sdm krim/susu cair
1/2 sdt merica bubuk
1sdt garam

Cara membuat:

1. Tumis bawang Bombay hingga layu dan harum.
2. Tambahkan paprika dan jamur,aduk hingga layu.
3. Tambahkan bumbu lainnya,aduk hingga mendidih.
4. Masukkan nasi,aduk hingga rata dan agak kering.
5. Angkat, sajikan dengan omelet.

Omelet:

1. Panaskan wajan dadar di atas api kecil, tuangkan telur.
2. Aduk-aduk hingga agak bergumpal lau ratakan. Dengan spatula, lipat telur menjadi dua.
3. Angkat, tutup dengan plastik lalu tekan-tekan hingga ujungnya berbentuk runcing.

Serving : 2 Orang
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA...
Sumber : Detikfood.com

Friday, August 22, 2008

Cinta si Sulung, Tengah, dan Bungsu, ;)

Ternyata urutan kelahiran ternyata juga bisa mempengaruhi sifat seseorang. Sekarang, supaya tahu cocok atau nggaknya kita sama pacar, gimana kalau kita lihat tabel kecocokan berdasarkan urutan lahir di bawah ini?

SULUNG VS SULUNG

Plus: Sifatnya yang sama-sama mandiri bikin pasangan ini nggak saling tergantung satu sama lain.

Minus: Karena sama-sama dominan, nggak heran kalau konflik akan sering muncul karena nggak ada yang mau mengalah.


SULUNG VS TENGAH

Plus: Yang satu punya watak dominan dan keras, yang satunya suka mengalah dan fleksibel. Wah, klop banget nih!
Plus: Sifat si tengah yang cenderung labil bisa agak berkurang dengan bantuan dari si sulung yang jago membuat keputusan.

Minus: Si tengah jadi punya ketergantungan terhadap pasangannya. Karena, selama ini terlalu mengandalkan si sulung dalam banyak hal.

Minus: Kecocokan tadi bisa juga jadi bumerang kalau si sulung terus-terusan mendominasi pasangannya. Soalnya, yang namanya kesabaran kan ada batasnya juga.


SULUNG VS BUNGSU

Plus: Pasangan ini berpotensi jadi pasangan yang cocok. Soalnya, karakter bungsu yang manja butuh karakter anak sulung yang dewasa.

Plus: Sifat anak sulung yang bertanggung jawab, bisa jadi "penjaga" yang baik untuk pacarnya yang anak bungsu.

Minus: Kalau sifat manja si bungsu terlalu berlebihan, lama-kelamaan si sulung bakal gerah juga, mengingat si sulung punya kecenderungan untuk jadi egois.

Minus: Kalau dua-duanya lagi emosi, bisa-bisa saling mengumbar keegoisan, dan nggak ada yang mau
mengalah!


TENGAH VS TENGAH

Plus: Dua-duanya sama-sama cinta damai dan juga fleksibel. Konflik yang kadarnya nggak penting jadi gampang dihindari.

Minus: Susah bikin keputusan yang menyangkut kepentingan berdua. Soalnya, keduanya sama-sama labil dan plin-plan, sih.

TENGAH VS BUNGSU

Plus: Sifat si tengah yang pengalah, bisa klop dengan si bungsu yang cenderung egois.

Plus: Si tengah yang kurang kasih sayang bisa dapat tambahan kasih sayang, nih dari pacarnya yang anak bungsu.

Minus: Si tengah kurang bisa diandalkan oleh si bungsu untuk hal-hal yang sifatnya butuh ketegasan. Padahal, biasanya si anak bungsu masih butuh bimbingan.

Minus: Bakalan banyak waktu si tengah yang tersita untuk memanjakan pacarnya yang anak bungsu. Padahal, kegiatannya kan nggak cuma pacaran saja.


BUNGSU VS BUNGSU

Plus: Wah, bisa jadi pasangan paling romantis, lho! Soalnya, dua-duanya sama-sama penyayang.

Minus: Potensi berantem karena nggak mau mengalah besar banget, nih! Apalagi, keduanya sama-sama emosional juga.